ADVERTORIALHEADLINEPemkab Kutai TimurTERKINI

Bupati Ardiansyah Buka Festival Magic Land 2025, Dorong Pemuda Jadi Motor Kreatif Kutim

Realitasindo.com – Pemkab Kutai Timur (Kutim) membuka secara resmi Festival Magic Land 2025, sebuah gelaran kreatif tahunan yang menjadi ruang aktualisasi bagi komunitas pemuda, pelaku seni, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif daerah. Pembukaan berlangsung pada Jumat malam, 14 November 2025, di Lapangan Ilham Maulana (Folder), Sangatta Utara.

Festival yang akan berlangsung selama tiga hari, 14–16 November 2025, itu dipadati pengunjung sejak petang. Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan, di antaranya Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan Lanal Sangatta Kapten Laut (P) Taufik, Ketua KPU Kutim Siti Akhlis Muafin, perwakilan Forkopimda, perusahaan wilayah Kutim, tokoh adat-agama, serta tamu undangan lainnya.

Acara dibuka dengan persembahan tarian daerah Kutim, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kutim. Ketua panitia dalam laporannya menyebutkan, Festival Magic Land dirancang sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda di bidang seni, budaya, ekonomi kreatif, digital, hingga UMKM lokal.

Festival ini juga menjadi ajang memperkuat jejaring antar komunitas, meningkatkan produktivitas karya, dan membuka ruang inovasi bagi pemuda. Panitia mencatat peserta berasal dari beragam organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, pelaku UMKM, seniman, serta pelajar dan mahasiswa se-Kutim.

“Kami berharap kegiatan ini memberi energi baru, motivasi, serta dorongan bagi pemuda Kutai Timur untuk terus berproses, berkarya, dan berprestasi,” kata ketua panitia dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya ruang aktualisasi bagi pemuda. Ia menyebut Festival Magic Land sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap perkembangan kreativitas dan inovasi generasi muda.

“Pemuda Kutai Timur harus menjadi subjek dan motor utama pembangunan, bukan sekadar objek penerima manfaat pembangunan,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah berharap festival ini mampu melahirkan ekosistem kreatif yang lebih kuat dan berdaya saing melalui kolaborasi lintas komunitas, organisasi pemuda, dunia usaha, dan perangkat daerah.

“Kegiatan seperti ini harus menjadi ruang percepatan lahirnya inovasi pemuda. Kutai Timur memiliki banyak talenta yang siap memberi kontribusi lebih besar bagi daerah,” kata Ardiansyah sebelum secara resmi membuka Festival Magic Land dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.

Acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama dan hiburan. (adv/Diskominfo Kutim/IRS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button