ADVERTORIALHEADLINEPemkab Kutai TimurTERKINI

Kunjungan Posyandu Baru 30 Persen, Puskesmas Sangatta Selatan Dorong Kesadaran Orang Tua

Realitasindo.com – Kunjungan masyarakat ke Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sangatta Selatan masih terbilang rendah. Dari seluruh balita yang menjadi sasaran, tingkat kehadiran baru mencapai sekitar 30 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius Puskesmas karena Posyandu merupakan garda terdepan dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak.

Kepala Puskesmas Sangatta Selatan, dr. Eko Handoyo mengatakan rendahnya angka kunjungan ini berdampak langsung pada kemampuan tenaga kesehatan melakukan deteksi dini terhadap masalah gizi, tumbuh kembang anak, hingga potensi penyakit menular.

“Posyandu bukan hanya tempat timbang balita. Ini pusat screening kesehatan masyarakat. Kalau kunjungannya rendah, yang rugi adalah warga sendiri, terutama anak-anak,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Berdasarkan evaluasi internal, ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi, antara lain:
• Orang tua masih menganggap Posyandu tidak terlalu penting jika anak terlihat sehat.
• Aktivitas kerja orang tua, terutama yang bekerja di sektor perkebunan dan tambang.
• Kurangnya pemahaman bahwa Posyandu memberikan layanan lengkap seperti imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, pemberian vitamin, hingga penyuluhan.

“Banyak orang tua mengira cukup membawa anak ke Puskesmas ketika sakit, padahal Posyandu itu tempat untuk mencegah anak jatuh sakit,” tambahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Puskesmas Sangatta Selatan mengambil sejumlah langkah strategis, antara lain:
• Mengaktifkan kembali kader Posyandu untuk melakukan penyuluhan dari rumah ke rumah.
• Menyiapkan inovasi kegiatan Posyandu yang lebih ramah anak dan informatif bagi ibu muda.
• Mengoptimalkan peran RT dan tokoh masyarakat untuk mendorong warga hadir saat jadwal Posyandu.
• Melakukan monitoring rutin ke Posyandu yang tingkat kehadirannya paling rendah.

Selain itu, Puskesmas juga mendorong pemerintah desa untuk membantu sosialisasi melalui kanal informasi desa, sehingga pesan penting tentang kesehatan anak bisa menjangkau lebih banyak keluarga.

Puskesmas Sangatta Selatan menargetkan angka kunjungan Posyandu dapat naik secara bertahap hingga mencapai minimal 70 persen.

“Kita butuh kerja sama semua pihak. Tapi yang paling penting adalah kesadaran orang tua bahwa datang ke Posyandu adalah investasi kesehatan bagi masa depan anak,” tegasnya.(adv/Diskominfo Kutim/Ridwan).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button