DPPPA Kutim Evaluasi Rencana Aksi Daerah KLA, Targetkan Predikat Nindya pada 2026

Realitasindo.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutai Timur (Kutim) mengadakan rapat evaluasi Rencana Aksi Daerah (RAD) di ruang rapat Bappeda Kabupaten Kutai Timur, Senin 17 November 2025. Acara ini bertujuan untuk mengukur pencapaian program-program anak yang dilaksanakan oleh lintas sektor OPD terkait yang tergabung dalam gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) serta untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan selama pelaksanaan program terkait program KLA.
Rapat evaluasi itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan DPPA Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA). Rapat RAD ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan staf dinas Bidang PHA, juga turut serta berbagai OPD Kabupaten Kutai Timur yang tergabung dalam gugus tugas KLA seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, LPAI, hingga Puskesmas.

Kepala Bidang PHA DPPA, Rita Winarni mengatakan bahwa :
“RAD (acara) ini bertujuan untuk mengukur sampai mana pencapaian program anak yang telah dilakukan oleh lintas sektor OPD yang mana tergabung dalam gugus tugas KLA, kemudian untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan selama pelaksanaannya”.
Dalam rapat tersebut, terbangun diskusi yang konstruktif, dimana setiap pihak dari gugus tugas KLA menyampaikan laporan kinerja, termasuk capaian, hambatan, dan solusi yang telah dipakai sebagai penyelesaian masalah. Terkait pembangunan daerah, Ibu Rita juga menyampaikan;
“Ada hubungan KLA dengan pembangunan daerah yaitu terkait pada pemenuhan hak anaknya, seperti infrastruktur kemudian program-programnya apakah sudah memenuhi hak anak. Apakah di daerah ini sudah ada ruang bermain anak, sudah tersedia puskesmas anak”.
Kabid PHA DPPA Kutim ini juga menambahkan bahwa di Kutai Timur ini sudah memiliki ruang bermain ramah anak yaitu Taman Venus yang mana telah terstandardisasi.
Saat ini, Kabupaten Kutai Timur termasuk dalam KLA dengan predikat Madya. Oleh karena itu, Dinas DPPA Kutim berharap dengan adanya kegiatan ini dapat lebih meningkatkan kinerja serta kerjasama lintas sektoral yang ada di Kutai Timur untuk menjadi Kabupaten Layak Anak dengan predikat Nindya di tahun 2026 mendatang.(Adv/Diskominfo Kutim/Fredy)



