Ledakan Saat AC Nyala Mobil Xenia Terbakar DI Bengalon, Polisi Gerak Cepat Tangani

Realitasindo.com – Detak jantung masyarakat berdebar saat satu unit mobil Daihatsu Xenia tiba-tiba terbakar menyala di Jalan Poros Bengalon–Muara Wahau, KM 110, Desa Tepian Baru, Kecamatan Bengalon, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 11:00 WITA. Beruntung, aparat Polsek Bengalon langsung merespons dengan cepat sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden yang membuat jantung berdebar ini!
Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak segera setelah menerima laporan darurat dari warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. Tak butuh waktu lama, personel polisi sudah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan area, membantu proses pemadaman, serta mengumpulkan keterangan dari saksi mata yang menyaksikan kejadian secara langsung.
“Kami tidak bisa tinggal diam mendengar kabar kebakaran. Segera setelah ada panggilan dari warga, tim kami langsung berangkat dengan segala perlengkapan yang dibutuhkan. Tujuan utama kami adalah memastikan keselamatan semua orang dan mencegah api menyebar ke area sekitar,” ujarnya dengan suara yang menunjukkan keprihatinan namun juga kebanggaan atas kecepatan tanggapan personel.
Insiden melibatkan mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1832 DY yang dimiliki oleh Muh Aris (49), warga Desa Tepian Baru. Menurut keterangan sang pemilik yang berhasil menyelamatkan diri dengan selamat, mobil sedang dalam perjalanan dari arah Muara Wahau menuju Bengalon ketika kejadian terjadi.
“Saat itu saya sedang mengemudi seperti biasa, tiba-tiba mendengar suara ledakan keras dari bagian belakang mobil. Saya langsung menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dan segera menghentikan kendaraan di tepi jalan lalu keluar dengan cepat. Tak butuh waktu lama, api sudah menyebar ke seluruh bagian mobil,” cerita Muh Aris dengan suara masih sedikit gemetar akibat kejadian yang mengejutkan itu.
Kapolsek mengungkapkan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh ledakan yang terjadi saat sistem AC kendaraan dinyalakan. Kondisi tersebut semakin diperparah karena di dalam mobil terdapat bahan bakar minyak yang menjadi bahan peledak tambahan. Namun, penyebab pasti dari kebakaran masih terus diselidiki oleh tim khusus dari Polsek Bengalon.
“Kita tidak bisa langsung menyimpulkan penyebabnya sebelum ada hasil pemeriksaan yang jelas. Namun dari keterangan saksi dan pengemudi, ada indikasi bahwa ledakan awal berasal dari dalam kendaraan saat AC aktif. Kita akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui akar masalahnya,” jelas AKP Asriadi.
Proses pemadaman berjalan cukup cepat berkat kerja sama yang solid! Dua unit kendaraan pengangkut air milik warga lokal, personel Pospol 110, serta ribuan tangan masyarakat sekitar yang sigap membantu berhasil memadamkan seluruh nyala api sekitar pukul 11.30 WITA.
Meskipun tidak ada korban jiwa yang menjadi lega bagi semua pihak, kerugian material yang ditimbulkan tidak sedikit – diperkirakan mencapai kurang lebih Rp40 juta dengan kondisi mobil yang hampir seluruhnya hancur terbakar.
Setelah menangani kejadian, pihak kepolisian segera melakukan berbagai langkah penting mulai dari melakukan penyelidikan mendalam di TKP, mengumpulkan bukti fisik, hingga menginterogasi saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.
“Kami ingin mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan pemeriksaan berkala terhadap kendaraan sebelum digunakan. Terutama perhatikan kondisi sistem kelistrikan dan jangan pernah menyimpan bahan mudah terbakar seperti bensin atau minyak dalam wadah yang tidak aman di dalam mobil. Keselamatan kita adalah tanggung jawab bersama,” pungkas AKP Asriadi dengan pesan yang penuh makna.




