Ardiansyah Reses di Desa Saka, Janjikan Realisasi “Lima Pilar” Pembangunan! Warga Apresiasi Kedekatan Sang Wakil Rakyat

Realitasindo.com, SANGKULIRANG – Semangat gotong royong dan harapan baru terpancar dari wajah warga Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, saat menyambut kedatangan Anggota DPRD Kutai Timur, H. Ardiansyah, pada kegiatan reses yang berlangsung Sabtu, 6 /12 / 2025.
Kehadiran Ardiansyah bukan sekadar kunjungan formalitas. Bagi warga Desa Saka, ini adalah momentum penting untuk menyuarakan aspirasi dan merumuskan solusi pembangunan yang benar-benar tepat sasaran.
Dalam suasana dialog yang hangat dan terbuka, masyarakat Desa Saka menyampaikan “Lima Pilar” harapan yang menjadi prioritas utama:
1. Energi Listrik 24 Jam: Fondasi Kemandirian Ekonomi Desa! Warga sangat berharap ketersediaan listrik sepanjang waktu akan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi Desa Saka. Pengembangan industri rumahan, peningkatan produktivitas pertanian, serta pembukaan peluang usaha baru yang berkelanjutan menjadi target utama.
2. Air Bersih PDAM: Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga! Akses terhadap air bersih yang terjangkau dan berkualitas menjadi kebutuhan mendesak. Kehadiran PDAM diharapkan dapat menekan angka penyakit berbasis air, meningkatkan kualitas sanitasi, serta menjamin kesehatan dan kesejahteraan seluruh keluarga.
3. Infrastruktur Pendidikan Berkualitas: Investasi Masa Depan Generasi Penerus! Peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci untuk membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Desa Saka. Peningkatan fasilitas sekolah, penyediaan peralatan belajar modern, serta peningkatan kompetensi tenaga pengajar menjadi fokus utama.
4. Renovasi Rumah Ibadah: Simbol Kehidupan Spiritual dan Sosial yang Harmonis! Rumah ibadah bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pembinaan karakter masyarakat. Dukungan terhadap renovasi dan pemeliharaan rumah ibadah menjadi wujud komitmen untuk menjaga nilai-nilai agama, mempererat tali persaudaraan, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
5. Aksesibilitas Jalan yang Memadai: Jembatan Menuju Kemajuan dan Kesejahteraan! Kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan menjadi kendala utama bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Saka. Perbaikan dan peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat mempermudah akses ke pasar, layanan kesehatan, pusat pendidikan, serta membuka peluang investasi dan pengembangan potensi desa.
Kehadiran H. Ardiansyah di tengah-tengah masyarakat Desa Saka disambut dengan antusias dan apresiasi yang tinggi. Tokoh masyarakat setempat, Aprianto, menyampaikan ungkapan terima kasih atas kesediaan Ardiansyah untuk meluangkan waktu dan mendengarkan langsung aspirasi warga.
“Kami sangat menghargai Bapak Ardiansyah yang telah bersedia hadir di desa kami, yang letaknya cukup jauh dari pusat kota. Ini menunjukkan bahwa beliau benar-benar peduli dan berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan, H. Ardiansyah menegaskan komitmennya untuk mengawal “Lima Pilar” pembangunan Desa Saka hingga terwujud.
“Saya akan menjadikan aspirasi ini sebagai prioritas utama dalam pembahasan anggaran dan perencanaan pembangunan di DPRD Kutai Timur. Saya akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan bahwa setiap usulan ini dapat direalisasikan secepat mungkin,” tegasnya.
Ardiansyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita harus bersatu padu, bahu-membahu, untuk mewujudkan Desa Saka yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.




