Syarifatul Sya’diah Minta CSR Perusahaan Lebih Terarah untuk Bantu Pembangunan Kutim

Realitasindo.com- DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong perusahaan di Kutai Timur meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah, terutama di wilayah yang selama ini belum tersentuh layanan dasar. Ketimpangan infrastruktur disebut masih terjadi, meski aktivitas industri di Kutim berkembang pesat.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, mengungkap banyak warga di luar kawasan industri masih kesulitan mengakses pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga jaringan listrik. “
Ini ironi jika dibandingkan dengan tingginya aktivitas perusahaan di Kutim,” kata Syarifatul Senin (1/12/2025).
Ia menekankan pentingnya pengelolaan CSR yang lebih terarah dan berdampak nyata. Menurutnya, CSR tidak boleh sekadar program sesaat yang selesai dalam hitungan hari. Perusahaan diminta ikut memastikan pemerataan pembangunan benar-benar berjalan, terutama di daerah terpencil.
“CSR itu investasi sosial. Jangan hanya kegiatan musiman. Harus ada keberlanjutan agar masalah di lapangan bisa teratasi,” ujar Syarifatul.
Ia menyebut peningkatan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas dalam menyusun program kontribusi perusahaan.
Dari sisi pemerintah daerah, ia meminta pemetaan kebutuhan dilakukan lebih detail agar kolaborasi dengan perusahaan tidak tumpang tindih. Dengan koordinasi yang lebih kuat, bantuan dapat tepat sasaran dan tidak hanya terpusat di area ekonomi.
Penurunan transfer anggaran dari pusat menurutnya harus menjadi momentum memperkuat kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Sinergi yang sistematis diperlukan agar ketertinggalan infrastruktur di Kutai Timur bisa mulai dikejar meski anggaran terbatas.(Adv/DPRD Kaltim)




