DPRD Kaltim Respons Usulan Penangkaran Buaya: Perlu Kajian Serius

Realitasindo.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menanggapi usulan warga yang ingin menghadirkan penangkaran buaya sebagai atraksi wisata baru di Labuan Cermin. Dewan menilai ide tersebut menarik, namun menegaskan bahwa implementasinya tidak boleh terburu-buru.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menilai rencana itu berpotensi dikembangkan, tetapi hanya jika pemerintah daerah melakukan analisis menyeluruh mengenai risiko, lokasi, dan standar keamanan.
“Gagasannya bagus, tapi semua harus dihitung dulu. Jangan sampai menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.
Syarifatul menyebut bahwa wisata berbasis satwa liar membutuhkan pengelolaan superketat. Mulai dari desain kandang, pembatas area, hingga jalur pengunjung harus dirancang sesuai kaidah konservasi.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah harus memastikan keterlibatan ahli dan tenaga terlatih, karena pengelolaan buaya tidak bisa dilakukan dengan pendekatan wisata biasa.
“Ini bukan destinasi umum. Butuh tenaga profesional dan sistem keselamatan yang benar-benar siap,” katanya.
Selain aspek teknis, ia menegaskan pentingnya mendengar suara masyarakat di sekitar lokasi. Syarifatul menyebut pandangan warga akan menjadi indikator apakah program tersebut dapat diterima atau justru berpotensi menimbulkan kekhawatiran.(adv/DPRD Kaltim)




