Menjaga Etika, Mengasah Kompetensi: Wartawan Kutim Bersiap Naik Kelas Lewat UKW PWRI

Realitasindo.com – Senin pagi (5/5/2025), Ruang Meranti di Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) berubah menjadi ruang belajar yang penuh semangat. Para wartawan dari berbagai media berkumpul, bukan untuk meliput, tetapi untuk belajar—mempersiapkan diri menghadapi Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang diagendakan digelar pada Juni 2025 oleh Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRi) Kutim.
Dalam suasana serius tapi akrab, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, turut hadir memberi wejangan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan satu nilai penting yang tak boleh ditinggalkan oleh seorang jurnalis: menjaga kepercayaan narasumber.
“Wartawan memegang rahasia dari narasumber. Maka, etika dan tanggung jawab harus dijaga dengan baik,” tegasnya.

Jimmi juga menekankan bahwa pemahaman terhadap kode etik jurnalistik bukan sekadar teori, tapi harus menjadi pedoman hidup dalam kerja jurnalistik. Hanya dengan integritas, kepercayaan publik bisa diraih dan dijaga.
Suasana pembekalan terasa hidup. Para peserta tampak antusias menyerap materi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman. Ridwan, wartawan dari media Realitasindo.com, merangkum semangat mereka dengan kalimat singkat namun penuh makna:
“Program UKW ini membuka wawasan dan menjadi bekal penting agar wartawan semakin paham dengan standar kerja jurnalistik yang profesional,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua PWRI Kutim Daniel Politius Sebayang menyampaikan harapan besar terhadap pelaksanaan UKW ini sebagai tonggak peningkatan kualitas jurnalisme lokal.
“Saya ingin dalam kepengurusan PWRI Kutim ini, kita bisa meninggalkan jejak positif. Tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tapi dengan upaya nyata meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan,” ujarnya.(*).




