ADVERTORIALHEADLINEPemkab Kutai TimurTERKINI

Pemkab Kutim Dorong Penguatan Ekonomi Desa Lewat Pelatihan Pengurus Koperasi Merah Putih

Realitasindo.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih melalui pelatihan khusus bagi para pengurusnya. Kegiatan ini digelar pada Rabu (3/12/2025) di Hotel Royal Viktoria Sangatta, dan diikuti 126 pengurus dari 63 koperasi yang tersebar di seluruh Kutim.

Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program strategis nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor besar, tetapi juga menyasar desa sebagai fondasi utama ekonomi rakyat. Pemkab Kutai Timur mendukung penuh upaya tersebut melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perkoperasian.

Kabid Pemberdayaan Koperasi Kutim, Suwandi M.P., dalam sambutannya, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi di antara seluruh pengurus koperasi. Menurutnya, koperasi di tingkat desa harus tumbuh dengan pola baru yang lebih modern, terstruktur, dan sesuai regulasi. “Kita harus mampu mengubah pola lama. Melalui pelatihan ini, kita ingin semua pengurus memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam memperkuat Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi Kutim, Ahmad Asyari, menekankan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar wadah usaha, tetapi sebuah gerakan besar untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa. Ia menyebutkan bahwa program pemerintah ini wajib disukseskan bersama karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan, membuka kesempatan usaha, serta menggerakkan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
“Tujuan besar Koperasi Merah Putih adalah memperkuat ekonomi desa. Untuk itu, pengurus harus memiliki strategi, semangat gotong royong, dan kesamaan visi. Yang terpenting, harus mampu membaca dan memanfaatkan potensi desa masing-masing,” tegasnya.

Kegiatan pembukaan berlangsung tertib dan lancar, serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kodim 0909/KTM, STIE Sangatta, perwakilan perusahaan, perbankan, hingga pemerintah kecamatan. Para narasumber memberikan materi terkait regulasi, strategi pengembangan koperasi, hingga praktik penguatan ekonomi desa berbasis kelembagaan.

Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap, dengan peningkatan kapasitas pengurus, koperasi dapat dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Melalui inisiatif seperti ini, Pemkab Kutim menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, merata, dan bertumpu pada kekuatan masyarakat desa.(adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button